TAMAN NASIONAL BALURAN


SELAMAT DATANG DI INFORMASI KAWASAN KAMI

Flora

bidara

Bidara

Nama Latin : Ziziphus mauritiana


Kepadatan : Kepadatan populasi pohon Bidara bervariasi tergantung pada lokasi geografis dan kondisi lingkungan setempat di mana pohon tersebut tumbuh. Pohon ini cenderung lebih umum ditemukan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, terutama di Asia, Afrika, dan Australia.


Sebaran : Non-Sporadis


Status : Non-Native


Bentuk Daun

daun-bidara

Morfologi

Pohon Bidara adalah pohon kecil atau menengah yang biasanya tumbuh hingga ketinggian sekitar 5-10 meter. Daunnya berbentuk oval atau bulat telur dengan tepi bergerigi. Buahnya berbentuk bulat atau oval, berwarna kuning hingga coklat ketika matang, dan memiliki daging buah yang manis dan berair.


Anatomi

Secara anatomi, pohon Bidara memiliki struktur yang umumnya mirip dengan pohon-pohon anggota famili Rhamnaceae lainnya. Ini mencakup sistem pembuluh kayu dan pembuluh tapis untuk transportasi air, nutrisi, dan makanan di seluruh pohon.


Kegunaan

Buah Bidara manis dan nutrisi, bisa dimakan langsung atau diolah. Bagian pohonnya digunakan dalam pengobatan tradisional. Pohonnya ditanam untuk penghijauan dan nilai budayanya penting. Buah dan daunnya bisa jadi pakan hewan. Kayunya memiliki nilai ekonomis dan digunakan dalam berbagai pembuatan. Daun gugurnya berguna untuk meningkatkan kualitas tanah di pertanian.


Deskripsi

Pohon Bidara adalah pohon buah kecil atau menengah yang sering ditemukan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Buahnya memiliki rasa manis yang khas dan sering dimakan secara langsung atau diolah menjadi berbagai produk makanan. Pohon ini juga memiliki nilai budaya dan ekonomis yang penting dalam beberapa masyarakat.


Lokasi ini dinamai Pohon Raisa karena pada tahun 2015 penyanyi terkenal Raisa Andriana pernah menggunakan lokasi ini sebagai tempat shooting video klip untuk musik Jatuh Hati. Spot ini banyak dikunjungi oleh pengunjung karena fenomena tersebut.